FAKTOR PENYEBAB KEMANDULAN PRIA

Faktor Penyebab Kemandulan pada Pria

Faktor Penyebab Kemandulan pada Pria . Banyak faktor yang menjadi penyebab terganggunya proses pembentukan sperma hingga mengakibatkan kemandulan pada pria. Dan ternyata beberapa kebiasaan tersebut sering dilakukan pria dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan apa saja?
Faktor Penyebab Kemandulan pada Pria

  • Sperma Buruk
    Kualitas sperma menentukan akan terjadinya kehamilan. Hal ini menyangkut bentuk sperma dan gerakannya yang tidak sempurna (normal), maka tidak akan mampu mencapai sel telur. Berikutnya adalah Konsentrasi Sperma yang rendah, secara medis ukuran normal (sehat) adalah 20 juta atau lebih sperma/ml semen. Hal ini bisa terjadi akibat memakai celana ketat, alkohol, merokok, kelelahan atau terlalu sering berejakulasi.
  • Kelainan Genetik
    Sindroma Klinefelter atau kelainan genetik menyebabkan seorang pria mempunyai satu kromosan Y dan dua kromosan X. Hal ini mempengaruhi pertumbuhan testis sehingga pria tersebut sedikit saja atau bahkan tidak memproduksi sperma sama sekali.
  • Gangguan Hormonal
    Hormon Testosteron yang terganggu bisa menghambat produksi sperma. Untuk merangsang agar testis memproduksi sperma, diperlukan hormon dari kelenjar pituitari. Bila hormon tersebut terganggu, jumlah menurun atau bahkan tidak ada, maka testis tidak akan berkerja sempurna.
  • Impotensi
    Bila aliran darah ke penis tidak normal maka penis tidak bisa berdiri dan berejakulasi.
  • Varikokel
    Adalah pelebaran pembuluh darah vena didaerah buah zakar.
  • Saluran Sperma yang Tersumbat
    Hal ini bisa saja merupakan bawaan lahir, atau adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
  • Pengaruh Radiasi dan Obat
    Radiasi serta obat-obat tertentu bisa mempengaruhi kualitas sperma, fungsi testis dan hormon reproduksi dan menyebabkan masalah kesuburan.

 

Hal – hal yang harus dihindari untuk mengatasi penyebab kemandulan pada pria yaitu : 

  • Merokok Tingginya kadar nikotin dalam tubuh akibat merokok dapat merusak sperma serta mengurangi jumlahnya.
  • Obesitas. Obesitas menyebabkan perubahan hormonal menjadi abnormal, hingga memicu timbulnya kemandulan.
  • Stres  . Saat stres tubuh akan memproduksi kortisol. Para ahli meyakini bahwa dalam kondisi stres tubuh tidak dapat memproduksi sperma dengan kualitas terbaik sehingga lebih berisiko mengalami kemandulan.
  • Laptop Suhu tinggi pada laptop saat dipangku dapat menyebabkan testis menjadi panas. Ini dapat berakibat buruk dan merusak kualitas sperma.
  • Steroid Merupakan hormon sintetis yang digunakan untuk meningkatkan massa otot secara instan. Selain dapat meningkatkan risiko terbentuknya tumor, penggunaan steroid juga dapat mengakibatkan kemandulan.
  • Berendam air panas . Berendam di air panas dapat meningkatkan suhu testis yang pada akhirnya dapat merusak sperma dan memicu kemandulan.
  • Radiasi ponsel . Kebiasaan menyelipkan ponsel di saku celana juga bisa mempengaruhi testis. Jika dilakukan terus-menerus, maka radiasi ponsel dapat memicu disfungsi ereksi dan ketidaksuburan pada pria.
  • Celana ketat . Pemakaian celana ketat membuat suhu di testis meningkat, dan berakibat jumlah produksi sperma menurun. 9. Konsumsi Minuman Beralkohol Mengonsumsi minuman beralkohol dapat mengurangi produksi testosteron, yang akhirnya mengurangi jumlah sperma dan memicu kemandulan.

Ketidaksuburan (kemandulan) atau disebut dengan infertilitas secara medis, adalah ketika pasangan yang belum mampu mendapatkan kehamilan walaupun sudah berhubungan seks secara aktif, tanpa alat kontrasepsi dalam kurun waktu enam bulan sampai satu tahun. Gejala utama infertilitas adalah tidak hamil. Beberapa orang masih menganggap infertilitas atau kemandulan sebagai permasalahan pada wanita saja. Nyatanya baik pria dan wanita dapat memiliki masalah pada organ reproduksi, dan menyebabkan infertilitas.

Bagaimana Ciri Ciri Pria Mandul?

  • Ciri ciri pria mandul yang paling utama adalah tidak bisa mengasilkan kehamilan, bahkan anda mungkin tidak memiliki tanda yang jelas atau melihat gejala yang lain. Untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri pria mandul dan juga penyebab kemandulan, adalah dengan memeriksakan diri ke dokter untuk melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui adakah kelainan atau gangguan pada organ reproduksi anda. Dokter juga akan menyarankan analisa sperma untuk mengetahui kualitas sperma anda.

Analisa Sperma dapat mendeteksi kondisi berikut :

  • Azoospermia. Tidak ada sperma yang diproduksi, atau sperma tidak muncul dalam air mani pada saat ejakulasi.
  • Oligospermia. Kurang nya jumlah sel sperma dari kadar normal dalam air mani.
  • Asthenospermia. Masalah dengan motilitas (gerakan) sperma.
  • Teratospermia. Masalah dengan morfologi (bentuk) sperma.

Kondisi diatas mungkin menjadi penyebab kemandulan pria, dan dapat disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari. Dokter mungkin akan menyelidiki masalah ini lebih lanjut dengan tes darah, urine atau prosedur lainnya. Mani encer tidak bisa dijadikan ciri-ciri pria mandul atau tidak. Karena secara kasat mata, kita tidak dapat memastikan apakah mani encer tersebut berpotensi besar menyebabkan kehamilan atau tidak.

Gejala atau ciri ciri pria mandul dapat berupa :

  • Disfungsi ereksi,
  • Nyeri, pembengkakan atau benjolan di daerah testis,
  • Infeksi saluran pernapasan berulang,
  • Pertumbuhan payudara yang abnormal (gynecomastia),
  • Perubahan hasrat seksual,
  • Perubahan dalam pertumbuhan rambut atau tanda-tanda lain dari kromosom atau kelainan hormonal.

Penyebab Kemandulan Pada Pria

Beberapa penyebab kemandulan pada pria meliputi :

  • Penyakit menular seksual atau infeksi lainnya. Infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore dapat menjadi penyebab kemandulan pada pria.
  • Kelainan saluran sperma. Dalam beberapa kasus, orang lahir dengan penyumbatan di bagian testis atau kelainan lain yang mencegah sperma masuk ke air mani. Trauma fisik pada testis, prostat, dan uretra juga bisa menyebabkan masalah kesuburan.
  • Ejakulasi retrogade. Pada gangguan ini, air mani tidak keluar dari penis saat ejakulasi, melainkan memasuki kandung kemih . Hal ini dapat disebabkan oleh diabetes, penggunaan obat tertentu, dan komplikasi operasi kandung kemih , prostat, atau uretra.
  • Penyakit genetik. Meskipun jarang, penyakit genetik seperti cystic fibrosis atau gangguan kromosom dapat menjadi penyebab kemandulan pada pria.
  • Masalah autoimun. Dalam beberapa kasus, sistem kekebalan tubuh dapat keliru menargetkan sel-sel sperma dan memperlakukan mereka seolah-olah mereka adalah virus asing. Sperma dapat menjadi rusak sebagai hasilnya.
  • Masalah hormonal. ketidakseimbangan hormon tertentu (hormon terlalu tinggi atau rendah) juga dapat menyebabkan kemandulan.
  • Masalah seksual. Disfungsi ereksi (impotensi) dan ejakulasi dini jelas dapat memiliki efek pada kesuburan. Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh masalah psikologis seperti kecemasan, rasa bersalah, atau rendah diri.
  • Hal ini juga disebabkan oleh masalah fisik seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung . Selain itu, impotensi mungkin merupakan efek samping dari obat-obatan tertentu seperti antidepresan.
  • Varikokel. Varikokel adalah terjadinya pembesaran pembuluh darah vena di skrotum dan mencegah darah mengalir dengan baik.

 

Faktor-Faktor Lain Penyebab Mandul Nya Pria

  • Olahraga Berlebih; berolahraga dengan intensitas yang sangat berlebihan, dapat menyebabkan pelepasan terlalu banyak hormon steroid. Hal ini dapat mempengaruhi kesuburan,
  • Strees,
  • Kegemukan,
  • Penggunaan obat-obatan seperti mariyuana dan kokain, penggunaan steroid, minuman beralkohol, dan merokok dapat mengurangi jumlah sperma,
  • Paparan zat berbahaya; pestisida, timah, radiasi, zat radioaktif, merkuri, dan logam berat dapat mempengaruhi kesuburan,
  • Panas; efek biasanya bersifat sementara, suhu tinggi pada testis dapat mengurangi produksi sperma. Suhu panas bisa di dapat dari mengenakan pakaian yang terlalu ketat dan memerangkap panas, atau dengan terlalu lama mandi air hangat atau sauna.

Baca juga !!!

Obat herbal alami untuk mencegah kemandulan pria

You may also like...

%d bloggers like this: